Total varians anggaran, varians harga dan varians penggunaan


total varians anggaran

Total varians anggaran bisa dipilah menjadi varians harga dan varians penggunaan.

Varians harga adalah selisih antara harga input per unit sebenarnya dengan harga input standar dikali kuantitas input sebenarnya. Baca juga: Biaya standar dan analisis varians

Varians penggunaan, atau varians efisiensi,adalah selisih antara kuantitas input sebenarnya dengan kuantitas input standar dikali harga input standar per unit. Baca juga: Manfaat sistem biaya standar

Varians negatif (unfavorable, biasa disingkat U)terjadi ketika harga atau penggunaan input sebenarnya lebih tinggi daripada harga atau penggunaan standar.

Varians positif (favorable, biasa disingkat F)terjadi ketika harga atau penggunaan input sebenarnya lebih rendah daripada harga atau penggunaan standar.

Contoh kasus analisis varians bahan baku langsung

Kita kembali menggunakan data PT Hanum yang dibahas pada artikel mengenai kartu perhitungan biaya standar per unit dan varians anggaran fleksibel, biaya dianggarkan, dan biaya sebenarnya.

Kartu biaya standar per unit kembali disajikan sebagai berikut:

kartu biaya standar

Tingkat produksi yogurt beku strawberry (output) sebenarnya, penggunaan dan harga yogurt (salah satu bahan baku) sebenarnya kembali disajikan sebagai berikut:

kinerja sebenarnya

Kalkulasi varians harga dan varians penggunaan yogurt (bahan baku langsung) bisa disajikan secara grafis sebagai berikut:

Rumus kalkulasi varians

Varians harga dan varians penggunaan bisa juga dihitung dengan menggunakan rumus varians.

Varians harga (price variance, PV)adalah selisih antara jumlah yang seharusnya dibayarkan dengan jumlah yang sebenarnya dibayarkan untuk memperoleh input (contohnya bahan baku atau tenaga kerja langsung).

Rumus sederhana untuk menghitung varians harga adalah:

PV = (AQ × AP) – (AQ × AS)

atau

PV = (AP – SP) × AQ

di mana:

AP = Actual price (harga sebenarnya per unit)
SP = Standard price (harga standar per unit)
AQ = Actual quantity (kuantitas input sebenarnya yang digunakan)

Varians penggunaan (usage variance, UV)adalah selisih antara jumlah input yang sebenarnya digunakan dengan jumlah input yang seharusnya digunakan untuk menghasilkan jumlah output sebenarnya.

Rumus kalkulasi varians penggunaan adalah:

UV = (AQ × SP) (SQ × SP)

atau:

UV = (AQ – SQ) × SP

where

AQ = Actual quantity (kuantitas input sebenarnya yang digunakan)
SQ = Standard quantity (kuantitas input seharusnya untuk menghasilkan output sebenarnya)
SP = Standard price (harga standar per unit)

Saat perhitungan varians harga bahan baku

Untuk bahan baku langsung, varians harga bisa dihitung pada saat bahan baku itu:

  1. dikeluarkan untuk digunakan dalam produksi, atau
  2. dibeli.

Penghitungan varians harga pada saat pembelian lebih disarankan. Informasi varians yang diketahui sejak awal lebih baik. Informasi yang lebih tepat waktu berarti tindakan yang diambil manajemen bisa lebih tepat pula. Informasi usang seringkali kehilangan manfaatnya untuk pengambilan keputusan.

Bahan baku bisa saja tersimpan di gudang selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan sebelum digunakan dalam produksi. Pada saat varians harga bahan baku dihitung, jika memberi sinyal adanya masalah, tindakan koreksi yang diperlukan bisa saja sudah terlambat. Walaupun tindakan koreksi masih mungkin, keterlambatan itu bisa jadi harus dibayar mahal.

Jika varians harga bahan baku langsung dihitung pada saat pembelian, AQ harus diartikan sebagai kuantitas sebenarnya bahan baku yang dibeli, bukan yang digunakan.

Karena bahan baku yang dibeli bisa jadi berbeda dengan yang digunakan, total varians anggaran bahan baku juga bisa jadi tidak sama dengan jumlah varians harga dan varians penggunaan bahan baku.

Jika bahan baku yang dibeli semuanya digunakan dalam produksi pada periode ketika varians dihitung, varians harga dan varians penggunaan akan sama dengan total varians anggaran. Sebaliknya, jika tidak semuanya digunakan, satu-satunya cara untuk menghitung varians harga dan varians penggunaan adalah dengan menggunakan rumus.

Saat penghitungan varians penggunaan bahan baku

Varians penggunaan bahan baku harus dihitung pada saat bahan baku digunakan untuk produksi. Penghitungan varians penggunaan bisa difasilitasi dengan tiga jenis formulir atau kartu: formulir kebutuhan standar, formulir kekurangan bahan baku, dan formulir pengembalian bahan baku.

Formulir kebutuhan standard bahan baku memuat kuantitas bahan baku langsung yang seharusnya digunakan untuk menghasilkan sejumlah output tertentu.

Sebagai contoh, formulir atau kartu kebutuhan standard bahan baku untuk PT Hanum di sajikan sebagai berikut.

kartu kebutuhan standar bahan baku

Manajer produksi menunjukkan kartu di atas ke manajer gudang dan menerima kuantitas standar yang seharusnya untuk menghasilkan output seperti yang ditunjukkan dalam kartu. Download template excel kartu kebutuhan standar bahan baku

Jika kemudian manajer produksi meminta bahan baku lebih banyak, kartu yang digunakan adalah formulir kekurangan bahan baku. Kartu ini sebaiknya dibuat dengan warna berbeda, dimaksudkan untuk memberikan umpan balik segera kepada manajer produksi yang menggunakan bahan baku lebih dari yang ditentukan menurut standar.

Sebaliknya, jika bahan baku yang digunakan lebih sedikit, manajer produksi mengembalikan kelebihannya, disertai dengan formulir pengembalian bahan baku. Kartu ini juga dimaksudkan untuk memberikan umpan balik segera.

Have any Question or Comment?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *